Selasa, 29 Januari 2013
LANGKAH-LANGKAH MEMPERKUAT CAHAYA BATHIN
Ada beberapa langkah yang memiliki
pengaruh positif terhadap kecemerlangan Cahaya Batin manusia, yaitu :
>
1. Zikir
>
2. Do'a
>
3. Shalawat Nabi
>
4. Makanan Halal dan Bersih
>
5. Berpantang Dosa Besar
>
6. Berhati Ikhlas dan Berpantang
Tamak
>
7. Bersedekah ( Dermawan )
>
8. Mengurangi Makan dan Tidur
>
9. Zikir Kalimah Toyyibah
>
10. Mengenakan Wewangian
Beberapa hal tersebut diatas apabila
diamalkan, Insya Allah seseorang akan memiliki cahaya/kekuatan batin yang kuat
sehingga apa yang terprogram dalam hati akan cepat terlaksana.
1. Z i k i r.
Zikir memiliki pengaruh yang kuat
terhadap kecemerlangan cahaya batin. Hati yang selalu terisi dengan Cahaya
Zikir akan memancarkan Nur Allah dan keberadaannya akan mempengaruhi perilaku
yang serba positif.
2. Do'a.
Seseorang yang ingin memiliki kekuatan Rohani pada dirinya,
hendaklah memperbanyak do'a kepada orang lain, disamping untuk diri sendiri dan
keluarganya. Caranya, cobalah anda mendo'akan seseorang yang anda kenal dimana
orang itu sedang mengalami kesulitan.
3. Shalawat Nabi.
Mungkin sudah sering/ pernah mendengar nasihat dari
orang-orang tua kita bahwa kalau ada bahaya, kita disarankan salah satunya
adalah untuk memperbanyak Shalawat kepada Nabi Muhammad SAW.
4. Makanan Halal dan Bersih.
Seseorang yang ingin memiliki kekuatan batin bersumber dari tenaga Ilahiyah
harus memperhatikan makanannya. Baginya pantang kemasukan makanan yang haram
karena keberadaannya akan mengotori hati.
Makanan yang haram akan membentuk jiwa yang kasar dan tidak religius. Makanan
yang haram disini bukan hanya dilihat dari jenisnya saja ( Misal ; Babi,
bangkai, dll. ), tapi juga dari cara dan proses untuk mendapatkan makanan
tersebut.
5. Berpantang Dosa Besar.
Berpantang melakukan dosa-dosa besar juga dalam upaya
membersihkan rohani. Di mana secara umum kemudian dikenal pantangan Ma-Lima
yaitu : Main, Madon, Minum, Maling dan Madat, yang artinya berjudi,
zina, mabuk-mabukan, mencuri dan penyalahgunaan narkotika.
6. Berhati Ikhlas Berpantang Tamak.
Seseorang yang memiliki hati ikhlas, tidak rakus dengan dunia lebih memiliki
kepekaan dalam menyerap pelajaraan ilmu batin. Secara logika, orang yang
berhati ikhlas lebih mudah memusatkan konsentrasinya pada satu titik tujuan,
yaitu persoalan yang dihadapinya.
7. Bersedekah ( Dermawan ).
Bersedekah selain untuk tujuan ibadah sosial juga memiliki pengaruh terhadap
menyingkirnya bahaya. Banyak hadist membahas masalah sedekah berkaitan dengan
tolak-balak. Dengan banyak bersedekah, seseorang akan memperoleh limpahan
rezeki dan kemenangan.
8. Mengurangi Makan dan Tidur.
Sebuah laku tirakat yang universal yang berlaku untuk seluruh makhluk hidup
adalah puasa. Ulat agar bisa terbang menjadi kupu-kupu harus berpuasa terlebih
dahulu, ular agar bisa ganti kulit harus puasa terlebih dahulu dan ayam agar
bisa beranak pun harus puasa terlebih dahulu.
9. Zikir Kalimah Toyyibah.
Ada hal-hal yang tersembunyi dibalik zikir kalimah Toyyibah "La ilaha
illallah" pertama, zikir ini disebut sebagai sebaik-baiknya zikir,
berdasarkan hadist riwayat Nasa'i, Ibnu Majjah, Ibnu Hibban, dan Hakim "Afdhaluzd
dzikri La ilaha Illallaahu" yang artinya : sebaik-baik zikir adalah La
ilaha illallah.
10. Memakai Wewangian.
Kalau kekuatan fisik seseorang ditentukan dari ototnya. Kekuatan ilmu batin
ditentukan dari roh. Memperkuat roh, salah satu caranya dengan wewangian.
Karena itu orang yang sedang mempelajari ilmu batin atau ingin melestarikan
kekuatan ilmu batin dalam jiwa raganya, ia dituntut selalu mengenakan
wewangian.
Subscribe to:
Posting Komentar (Atom)


0 komentar:
Posting Komentar